Language : English - Indonesia

Home

Products
Peta lokasi
Customer kami
Contact us
 
Hotline :
taufan@bengkelinovatif.com
021 33027036
08129818054
csatyawira@bengkelinovatif.com
021 70954972
08111903786
 
Ingin kerjasama/jadi distributor? Dapatkan harga reseller yang menarik, hubungi kami di
08129818054
 
 
Engine Overspeeding Protector

Operasi alat berat dan truck di mining dan forestry site sangat sering dihadapkan dengan jalan yang panjang dan menurun. Pada kondisi ini, operator/driver punya kecendrungan untuk memacu kendaraannya dengan cepat untuk memperbanyak rit. Engine dipacu kecepatan tinggi dan transmisi/persneling dioper ke posisi top speed. Pada ujung dari turunan, mereka mengoper transmisi ke posisi rendah untuk membantu pengereman/perlambatan kendaraan. Namun yang terjadi adalah, downshifting tersebut menyebabkan putaran roda yang masih sangat tinggi berbalik memaksa engine berputar melebihi batas RPMnya. Hal ini karena masih tersimpan energi kinetik yang sangat besar di tubuh kendaraan.

Engine diesel yang didesain hanya beroperasi pada 2100-2300 RPM dipaksa berputar hingga mencapai 4000 RPM. Walaupun hal ini terjadi dalam waktu singkat, keadaan ini cukup untuk menghancurkan komponen engine yang vital seperti piston, connecting rod (batang piston), crankshaft (kruk as) hingga camshaft (noken as). Hal ini terjadi karena terjadi tabrakan antara valve mechanism dengan piston yang bergerak menuju TDC lebh cepat dari kemampuan valve spring untuk mengembalikan valve ke posisi menutup.

Kejadian di atas menyebabkan engine macet (jammed) dan dapat menimbulkan kecelakaan dikarenakan sistem yang bergantung pada putaran engine menjadi gagal kerja seperti power steering dan brake (rem). Kerusakan parah ini tentunya akan menyebabkan unit tidak dapat beroperasi untuk kurun waktu yang lama karena menunggu perbaikan engine, dan dapat dipastikan, kerusakan engine akibat overspeeding tidak dicover warranty.

Kami menyediakan alat yang dinamakan "Engine Overspeeding Protector". Alat ini bertugas mendampingi operator/driver selama pengendaraan, dan akan memberi warning bila potensi terjadinya engine overspeeding, dan mengambil tindakan dengan memutus hubungan kerja engine dengan drivetrain bila terjadi kondisi kritical untuk mengamankan engine.

Tersedia 2 pilihan sistem, 12V dan 24V

 

Hit Counter